Rahasia: Kaitan Antara “Nur Muhammad” dan Al Mahdi

Sebelumnya, saya ingin terlebih dahulu menyampaikan bahwa ini adalah interpretasi dari saya pribadi. Silahkan dicermati. Benar tidaknya hanya Allah yang tahu.

وَالذّٰرِيٰتِ ذَرْوًاۙ (waż-żāriyāti żarwā) Selama ini, bunyi ayat pertama surat Az Zariyat ini umumnya oleh para mufassir diterjemahkan maknanya sebagai: Demi (angin) yang menerbangkan debu. (terjemahan DEPAG)

Kata zaariyaati pada ayat ini oleh para mufassir pada umumnya ditafsirkan mengacu pada makna “angin”.

Kemungkinan ini merujuk pada tafsir yang disampaikan Ibnu Katsir yang merujuk pada riwayat bahwa, suatu ketika Ali bin Abi Thalib naik ke mimbar di Kufah dan menyatakan,“…apa pun dalam Kitab Allah Ta’ala dan Sunnah Rasul Allah yang Anda tanyakan kepada saya, hari ini, saya akan menjelaskannya.”

Ibn Al-Kawwa lalu berdiri dan berkata, “Wahai Pemimpin orang beriman! Apa arti dari firman Allah, الذَّارِيَاتِ ا (al dhaariyati)”

Ali Menjawab, “Angin.”

Namun demikian, ada pula mufassir lain yang memberi penafsiran yang lebih berhati-hati.

Misalnya, Safi-ur-Rahman al-Mubarakpuri memilih mengartikan makna ayat pertama surat Az Zariyat menjadi: Demi “Dhariyat” yang berhamburan. Ia memilih sama sekali tidak menafsirkan kata dhariyat.

Versi Qaribullah & Darwis : “Demi penghambur (yang) berhamburan.

“Versi Talal Itani : “Demi penyebar (yang) menyebar.”

Demikianlah, pada beberapa pendapat mufassir tentang ayat pertama surat Az Zariyat, terlihat jelas adanya beda pendapat.

Jika ditinjau secara harfiah (menggunakan google translate), kata Dhariyat atau zariyat bermakna “keturunan” dalam bahasa Arab. (lihat gambar)

Kata Dzurriyah yang populer digunakan di Indonesia untuk menyebut keturunan Nabi Muhammad (sering kita dengar dengan istilah Dzurriyah nabi), terkait dengan kata Zariyat ini.

Yang menarik, kata Zariyat dalam bahasa Urdu serupa dengan kata czarism, yang dapat diperkirakan terkait dengan kata “kaisar/ kekaisaran”. (lihat penerjemahannya di hamariweb) https://hamariweb.com/…/zariyat_urdu-english-meaning.aspx

Jadi, dari tinjauan menurut bahasa Arab, kita menemukan kata ‘zariyat’ bermakna: “keturunan,” sementara tinjauan menurut bahasa Urdu, kita menemukan kata ‘zariyat’ bermakna: “kaisar/kekaisaran.”

Saya melihat, kedua makna ini, sebenarnya dapat digunakan pada ayat pertama surat Az Zariyat. Dalam artian ayat ini mengandung “makna ganda” yang berdampingan paralel.

Jika kata zariyat kita maknai “keturunan” maka, terjemahan ayat pertama, yang bentuk umumnya selama ini adalah “Demi (angin) yang menerbangkan debu,” akan berubah menjadi: “DEMI SUMBER KETURUNAN (ASAL USUL) YANG MENYEBAR”.

Mengapa zariyat atau dhariyat saya maknai pula “ASAL USUL”? oleh karena saya melihat bahwa, kata ‘dari’ dalam bahasa Indonesia sangat mungkin terkait dengan kata ‘dhari‘ sebagai bentuk dasar dari kata ‘dhariyat‘. (jadi, SUMBER KETURUNAN = ASAL USUL)

Sementara jika kita menggunakan makna “kekaisaran” untuk kata zariyat, agar makna bunyi kalimat ayat pertama az Zariyat menjadi tidak aneh atau rancu maka, kata ذَرْوً ‘zarwa‘ yang terletak setelah وَالذّٰرِيٰتِ ‘waż-żāriyāti’, yang selama ini umumnya dimaknai “menyebar” mesti kita gunakan makna harfiahnya dalam bahasa Arab yaitu: Puncak / klimaks. (hasil translate lihat gambar)

Hasilnya menjadi: DEMI KAISAR (KEKAISARAN) PUNCAK.

Demikianlah, dengan pemaknaan seperti ini, kata zariyat atau dhariyat pada ayat pertama surat az Zariyat, sangat mungkin merujuk pada “Nur Muhammad” sebagai sumber dari segala asal usul yang “menyebar” menjadi seluruh makhluk.

Dan juga merujuk pada al Mahdi sebagai penguasa puncak yang mewakili kerajaan langit di dunia – nanti di akhir zaman.

Dengan demikian, ayat pertama surat Az Zariyat memiliki dua makna yang berdampingan paralel. MAKNA PERTAMA: ISYARATKAN “NUR MUHAMMAD” SEBAGAI ASAL-USUL SELURUH PENCIPTAAN DUNIA, MAKNA KEDUA: ISYARATKAN AL MAHDI SEBAGAI REPRESENTASI KERAJAAN LANGIT YANG DIHADIRKAN DI PENGHUJUNG WAKTU.

Adapun Ayat lain dalam surat Az Zariyat yang juga menyiratkan makna ditujukan pada al Mahdi, yaitu ayat 22:

وَفِى السَّمَاۤءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوْعَدُوْنَ (wa fis-samā`i rizqukum wa mā tụ’adụn)

Artinya: Dan di langit terdapat rezekimu dan apa yang dijanjikan kepadamu.

“Rezeki” dan apa yang “dijanjikan” yang letaknya di langit menurut ayat ini, secara intuitif saya tangkap merujuk pada Lauh Mahfudz, kitab yang menjelaskan segala hal di alam semesta.

Hal ini sesuai bunyi hadist yang menyatakan: Mahdi adalah pelindung ilmu, pewaris ilmu semua nabi, dan sadar akan segala hal.

Itulah makanya, Al Mahdi dapat menjelaskan segala hal. Terutama dapat menjelaskan makna esensi dari ayat-ayat suci Al Quran terutama ayat mutasyabihat yang maksudnya hanya diketahui oleh Allah.

Wallahualam.

***

Dalam artikel “KODE 132 DAN 312: ISYARAT KERAS ALLAH BAHWA DUNIA TELAH BERADA DI AMBANG KIAMAT KUBRA” Telah saya sebutkan bahwa kode 312 terkait dengan angka 51 dan, ini merujuk pada Surat Az Zariyat (surat ke 51 dalam Al Quran).

Dalam artikel tersebut juga telah saya jelaskan bahwa 51 senilai dengan 0,14, yang merupakan nilai angka di belakang koma bilangan pi (3,14). [ 360 x 0,14 = 51,42857142 … dapat dibulatkan menjadi 51 ]

Digunakannya angka di belakang koma bilangan pi (0,14) sebagai isyarat, adalah gambaran (analogi) betapa sungguh sangat sedikit waktu dunia yang tersisa. Dan dalam sisa waktu yang sangat sedikit inilah moment di mana Al Mahdi dihadirkan ke dunia.

Secara intuitif saya melihat, Surat Az Zariyat adalah surat khusus untuk Al Mahdi.

Inti isyarat dari angka 51 ada pada QS. 51: 51, berbunyi: Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain selain Allah. SUNGGUH, AKU SEORANG PEMBERI PERINGATAN YANG JELAS DARI ALLAH UNTUKMU.

Author: fadlybahari

Penjelajah dan Pengumpul Esensi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: