
Ilmuwan Wanita yang Dijuluki “Einstein Berikutnya” Ini Meneliti Sesuatu Mirip Lauh Mahfuz
Sabrina Pasterski meneliti gagasan bahwa kode seluruh alam semesta tertulis di “langit” terjauhnya. Sebuah isyarat sains yang menggemakan Lauh Mahfuz.

Membaca jejak peradaban, bahasa, sains, dan tanda-tanda zaman

Sabrina Pasterski meneliti gagasan bahwa kode seluruh alam semesta tertulis di “langit” terjauhnya. Sebuah isyarat sains yang menggemakan Lauh Mahfuz.

formasi angka 168 ditunjukkan dalam dunia kuantum oleh 1 higgs boson, 6 type quark, dan 8 type gluon

Lawh Mahfuz is specifically mentioned in the Quran in Surah Al-Buruj verse 22, which reads: Fi lauhim mahfuz. And it seems that in this surah alone, the word 'Lawh Mahfuz' is…
2:055 Mei 2026 · 265 kali ditonton
26:351 Mei 2026 · 1,3 rb kali ditonton
25:2428 April 2026 · 957 kali ditonton
Sabrina Pasterski meneliti gagasan bahwa kode seluruh alam semesta tertulis di “langit” terjauhnya. Sebuah isyarat sains yang menggemakan Lauh Mahfuz.
Baca selengkapnya: Ilmuwan Wanita yang Dijuluki “Einstein Berikutnya” Ini Meneliti Sesuatu Mirip Lauh MahfuzSebuah nama yang unik, secara psikologi dianggap menjanjikan sesuatu hal menarik. Film dengan judul panjang yang dibintangi Sam Elliot "The Man Who Killed Hitler and Then the…
Baca selengkapnya: Review Film: The Man Who Killed Hitler and Then the BigfootDalam bukunya yang berjudul “Madame Blavatsky: The Mother of Modern Spirituality” Gary Lachman mencatat bahwa: "bisa jadi, Madame Blavatsky adalah salah satu pengembara terbesar abad kesembilan belas.”
Baca selengkapnya: Pengaruh Madame Blavatsky pada tokoh Nasional IndonesiaGadis muda petualang itu berusia 18 tahun ketika ia melarikan diri dari Istana Sardar tempat ia dan suaminya tinggal. Suaminya bernama Jenderal Nikifor Blavatsky, Wakil Gubernur Erivan di Armenia.
Baca selengkapnya: Madame Blavatsky dan Kebangkitan Esoterisme di Era ModernPerkumpulan Freemasonry atau yang di masa kolonial hingga pasca kemerdekaan umumnya disebut "Tarekat Mason Bebas", aktif tersebar di seluruh Hindia Belanda (Indonesia) sejak tahun 1762 sampai 1962.
Baca selengkapnya: Sejarah Freemasonry Di Indonesia (Bagian 3)Norwood Cyril menjelaskan bahwa jika kita menelusuri Freemasonry dalam aspek mitos dan legenda, motifnya terkait dengan Tentara Salib dengan Rosicrucian, Kekaisaran Romawi, Firaun (Firaun), Kuil Sulaiman, Taman Gantung Babilonia (Menara Babel) , dan Bahtera Nuh ( Cyril, 1934 ).
Baca selengkapnya: Sejarah Freemasonry Di Indonesia (Bagian 2)Ada bukti yang menunjukkan bahwa telah ada Loji-Loji Mason yang berdiri di Skotlandia sejak awal abad ke-16 (Stevenson, David - 1988. The Origins of Freemasonry: Scotland's Century 1590-1710).
Baca selengkapnya: Sejarah Freemasonry Di Indonesia (Bagian 1)Dari catatan kuno, bangsa Sumeria diketahui memiliki tanah suci di Timur (Eden in the East) yang disebut "Dilmun" (Telmun atau Tilmun), tempat di mana matahari terbit, dan tempat di mana pahlawan mereka, Ziusudra, dikatakan hidup abadi.
Baca selengkapnya: 'Dilmun' Tanah Suci Bangsa Sumeria, Apakah Borobudur?Pada abad ke-16 dan awal abad berikutnya, terdapat banyak referensi tentang seorang insinyur, pembuat peta militer (Kartografer) dan penulis berdarah Bugis-Portugis bernama Manuel Godinho de Erédia (1563-1623).
Baca selengkapnya: Manuel Godinho de Erédia: Ahli Matematika dan Kartografer Berdarah Bugis-PortugisSepanjang abad ke-16, Portugis membangun apa yang mereka sebut 'Estado da India'. Nama ini diberikan Portugis untuk wilayah koloni kerajaan mereka yang terbentang dari India hingga Asia Timur.
Baca selengkapnya: Malaka Dalam Catatan Portugis