Sosial Budaya

Rusia Disebut Dalam Ramalan Jayabaya

Dalam pandangan saya, isi Ramalan Jayabaya merupakan sebuah “peringatan dini” tentang apa yang akan terjadi di masa mendatang. Jadi ia mengemban misi penting seperti halnya dengan…

Fadly Bahari

Penulis · 290 tulisan

1 menit baca
Sosial Budaya

Dalam pandangan saya, isi Ramalan Jayabaya merupakan sebuah “peringatan dini” tentang apa yang akan terjadi di masa mendatang. Jadi ia mengemban misi penting seperti halnya dengan naskah-naskah bergenre apokaliptik lainnya. Beberapa isinya pun telah banyak terbukti benar.

Salah satu isi Ramalan Jayabaya yang menarik perhatian saya adalah yang mengisyaratkan menyebut negara Rusia. Berikut ini bunyi kalimatnya:

Banjur ana Ratu duwe pengaruh lan duwe prajurit, negarane ambane saprawolon = Lalu datang Raja berpengaruh dan punya prajurit, (yang) luas negerinya SEPERDELAPAN DUNIA.

Di muka bumi ini, hanya Rusia saja negara yang memiliki luas wilayah yang persis seperdelapan luas daratan bumi. Hal ini menjadikan mereka sebagai negara dengan luas wilayah terluas di dunia.

lihat info selengkapnya di wikipedia inilihat info selengkapnya di wikipedia ini

Jika mencermati urutan ramalan Jayabaya, posisi kalimat tentang kunjungan presiden Rusia berada di antara kalimat-kalimat ramalan yang cukup relevan dengan situasi tanah air terkini.

Silakan pembaca cermati urutan kalimat ramalan di bawah ini yang saya sadur dari wikipedia (di sini). Ramalan tentang kedatangan presiden Rusia berada pada ayat 183-185.

Jadi, ada masih 27 poin ramalan lagi - dari "kedatangan Presiden Rusia" menuju poin ramalan terakhir, poin ke 212, yang berbunyi: Selot-selote mbesuk wolak-waliking zaman teka (Lambat-laun datanglah kelak terbaliknya zaman) - yang mengisyaratkan datangnya zaman baru.

Sekian.

Jaringan Pengetahuan

Keterkaitan tulisan ini dalam arsip Lapatikala Literacy

Dirujuk oleh

Topik

Kata kunci

Artikel Terkait

Komentar