Ini Alasan Legalisasi Ganja Layak Dipertimbangkan

Sebagai negara yang sepanjang tahun dianugerahi siraman sinar matahari, tempat tepat untuk bersantai menikmati segarnya matahari pagi dan sore di tengah-tengah keindahan panorama alam laut hingga pegunungan, dengan ragam masakan beraroma pedas dan kopi pahit dengan kualitas terbaik, Indonesia tidak diragukan lagi adalah surga di muka bumi.

Sayangnya, di negeri yang bagai surga di muka bumi ini, ganja masih ilegal. Padahal, efeknya yang dapat meningkatkan daya persepsi sensorik “indera” seperti pendengaran, penglihatan, rasa, bau, dan sentuhan, tentu akan bermanfaat dalam kegiatan berwisata atau rekreasi.

Seorang pengguna ganja dapat merasakan sensasi kenyamanan ketika sinar matahari yang menyegarkan menyentuh kulitnya. Dan betah khusyuk berlama-lama menikmati hal tersebut. Biasanya hal seperti ini hanya dapat dilakukan oleh orang-orang tertentu yang paham cara memproyeksikan fokusnya agar dapat menyerap “energi di alam”, tapi dengan ganja, orang awam pun dapat melakukannya.

Karena itu, kondisi Indonesia yang sepanjang tahun dianugerahi siraman sinar matahari, sesungguhnya adalah salah satu tempat di muka bumi ini yang paling pas untuk menggunakan ganja sebagai pelengkap rekreasi.

Dalam dunia medis, ganja dimanfaatkan untuk mengobati mual yang disebabkan oleh kemoterapi kanker dan hilangnya nafsu makan pada pasien AIDS. Dalam wisata kuliner, efek ganja yang dapat meningkatkan nafsu makan tentu sangat berguna pula.

Demikianlah, jika saja ganja dilegalkan di Indonesia, bisa jadi jumlah wisatawan domestik dan mancanegara yang “long stay” akan meningkat tajam. Kasus memundurkan jadwal keberangkat atau bahkan ketinggalan pesawat akan kerap terjadi… tapi saya pikir risiko seperti ini tanggungan masing-masing orang lah yah… ….hahahahahaaa…

Yang pasti, jika pemerintah ada niat meningkatkan devisi negara dari sektor pariwisata, maka, legalisasi ganja saya pikir adalah salah satu trik yang jitu.

Mengenai pelarangan penggunaan ganja secara global setelah perang dunia kedua, saya sendiri cukup heran kok bisa ada seperti itu. Makanya, jika ada yang menganggap tindakan itu sebagai suatu bentuk konspirasi global, ya bisa jadi. 

Mungkin tujuan terselubungnya menghalangi manusia zaman modern mengembangkan pengalaman spiritual dengan memanfaatkan ganja seperti halnya yang dilakukan orang-orang di zaman kuno.

Al-Quran melarang penggunaan alkohol dan beberapa zat memabukkan lainnya, tetapi tidak secara spesifik melarang ganja. 

Ganja atau Rami akrab digunakan orang-orang di zaman kuno. Bahkan, ganja telah memegang status suci dalam masyarakat kuno, di mana kandungan entheogennya dimanfaatkan menginduksi pengalaman spiritual dalam konteks agama dan spiritual.

Author: fadlybahari

Penjelajah dan Pengumpul Esensi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s