Lombok Merah (Cella Passe), Nama Kuno Pulau Sulawesi

Seri Pengungkapan Nama-nama Kuno Pulau Sulawesi-2

Pada tulisan sebelumnya (Sulawesi: Disebut K’u-lun dalam Kronik Cina dan Gurun dalam Kitab Nagara Kretagama), telah saya urai pendapat bahwasanya di suatu waktu pada masa lalu, pulau Sulawesi pernah dikenal dengan sebutan K’u-lun (yang dapat ditemukan dalam beberapa kronik Cina), dan sebutan Gurun (yang dapat ditemukan dalam Kitab Nagara Kretagama).

Selain menyebut nama “Gurun” pupuh 14 Kakawin Nagara Kretagama juga menyebut “lombok merah”.

Berikut ini Pupuh 14 Kakawin Nagara Kretagamaa saya kutip kembali : Pulau Gurun, yang juga biasa disebut Lombok Merah. Dengan daerah makmur Sasak diperintah seluruhnya. Bantalayan di wilayah Bantayan beserta Kota Luwuk, Sampai Udamaktraya dan pulau lain-lainnya tunduk.

Terkait penyebutan “lombok merah”, saya menduga sebutan ini bisa jadi ada keterkaitan dengan nama “Shi li Po chi” yang terdapat dalam beberapa kronik Cina untuk menyebut suatu wilayah di laut selatan.

Para ahli sejarah selama ini, pada umumnya bisa dikatakan telah sepakat bahwa Shi li Po chi merupakan bentuk transkripsi dari Sriwijaya.

Alasan utama saya untuk hipotesa tersebut ada pada bentuk sebutan “lombok merah” dalam bahasa daerah di sulawesi selatan, yaitu: Cella Passe (Cella = merah; Passe = Lombok atau pedis). Di sisi lain, Chili atau tsili di dalam bahasa Yunani kita temukan berarti “cabai/lombok.”

Dapat kita lihat bahwa struktur fonetis “Shi li Po chi” dengan “Cella Passe” atau “Chili Passe” memperlihatkan keidentikan.

Jika Hipotesis ini dapat diterima, pada giliran selanjutnya, ini dapat dilihat sebagai Fakta yang menunjukkan bahwa Minanga Tamwa(r) yang diriwayatkan dalam prasasti Kedukan Bukit sebagai titik awal perjalanan Siddhayatra Dapunta Hyang menuju Melayu, sesungguhnya letaknya di Pulau Sulawesi, ini dengan mempertimbangkan bahwa  perjalanan tersebut membutuhkan waktu sekitar 27-28 hari.

Berikut ini isi piagam kedukan bukit: (a) tanggal 11 bulan terang, waisaka Dapunta Hyang naik perahu. (b) tanggal 7 bulan terang, Jyestha Dapunta Hyang berangkat dari Minanga Tamwa(r) dengan tentara. (c) Tanggal 5 bulan terang bulan, Asada Dapunta Hyang datang membuat wanua. (d) ….wihara ini di wanua ini. (Slamet Muljana. Sriwijaya: 1960)

Sementara itu, dalam catatan perjalanan I-Tsing pada tahun 671, ia menjelaskan bahwa ia setelah 20 hari perjalanan pelayaran dari titik keberangkatannya di Kwang-tung, kapalnya mencapai Kota Fo shih di negeri Shi li fo shih. Di sana ia singgah selama enam bulan. setelah itu, atas bantuan Raja Shi li fo shih (ia diizinkan berlayar menggunakan kapal kerajaan), ia kemudian berangkat ke melayu (yang pada bagian ini dia mengatakan: “yang sekarang menjadi bagian shi li fo shih”) lama pelayaran itu, disebutkan selama 15 hari pelayaran. (Slamet Muljana. Sriwijaya: 1960)

Author: fadlybahari

Penjelajah dan Pengumpul Esensi

One thought on “Lombok Merah (Cella Passe), Nama Kuno Pulau Sulawesi”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s